
Gali Isu Hukum Kontemporer, Civitas Akademika HTN UIN Ponorogo Ikuti Seminar Internasional APHUTARI
September 24, 2026
Munas APHUTARI 2026, Prodi HTN UIN Ponorogo Perkuat Peran dalam Pengembangan Hukum Tata Negara Nasional
September 25, 2026Pekalongan, 24 September 2026 – Dosen dan mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo mengikuti Call for Paper APHUTARI 2026. Kegiatan yang menjadi rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Program Studi Hukum Tata Negara Indonesia (APHUTARI) ini diselenggarakan secara daring dengan menghadirkan reviewer dari jurnal-jurnal bereputasi sebagai penelaah setiap artikel yang dipresentasikan.

Pada forum ilmiah tersebut, dari Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo ada 10 presenter yang mengangkat beragam tema dalam bidang Hukum Tata Negara. Keikutsertaan dosen dan mahasiswa ini menjadi wujud komitmen Prodi HTN dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta memperluas jejaring akademik di tingkat nasional.

Artikel yang dipresentasikan mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari verifikasi ijazah digital, desentralisasi asimetris, birokrasi layanan publik, politik hukum keluarga, perlindungan hak perempuan dan anak, hak asasi manusia, tata kelola lingkungan, hingga reformasi kelembagaan dan politik hukum di Indonesia. Berikut daftar presenter beserta judul artikel yang dipresentasikan oleh perwakilan Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo pada Call for Paper APHUTARI 2026:
| NO | Nama | Judul Artikel |
|
1 |
Dr. Dewi Iriani. S.H. M.H. | The Importance of Digital Diploma Verification in Ensuring Democratic Election |
|
2 |
Dr Lukman Santoso, M.H. | Reconstructing Asymmetric Decentralization in Contemporary Indonesian Natural Resource Governance |
|
3 |
Sesario Aulia, S.H., M.Kn | Dinamika Birokrasi Pendaftaran Nikah Di Kua: Menguji Kesetaraan Layanan Bagi Kelompok Minoritas Dan Jaminan Hak Warga Negara |
|
4 |
Alfi Irziq Sobron | Rekonstruksi Politik Hukum Perkawinan Indonesia di Era Teknologi Reproduksi: Membangun Kepastian Hukum yang Adaptif dan Berkeadilan Progresif |
|
5 |
Laila Fadilatur Rohmah | Keadilan Restoratif dalam Perlindungan Hak Anak dan Perempuan Pascaperceraian |
|
6 |
Alifah Nur Shabrina | Student Vulnerability to Multi-Level Marketing: A Human Rights and Maqashid Sharia Perspective |
|
7 |
Tegar Bintang Aji Putra | Pemanfaatan Desain Grafis Sebagai Startegi Peningkatan Penjualan Dalam Perjanjian Syariah Dan HAKI |
|
8 |
Adevia Putri Amelia | Perlindungan Hak Ketatanegaraan atas Ruang Ekologis: Sinergi Inclusive Governance dan Doktrin Maslahah Mursalah |
|
9 |
Eri Lesmana | Reformasi Kelembagaan untuk Membatasi Oligarki Partai Politik dalam Pengesahan Rancangan Undang-undang Perampasan Aset Koruptor |
|
10 |
Waufawidhu Amriy Ilalloh | Dinamika Politik Hukum Keluarga Islam Di Indonesia: Transformasi Hukum Dari Masa Kesultanan Hingga Era Reformasi |
Keikutsertaan dosen dan mahasiswa HTN dalam Call for Paper APHUTARI 2026 menjadi bukti komitmen Prodi HTN UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam mendorong lahirnya karya ilmiah yang responsif terhadap perkembangan hukum dan ketatanegaraan. Melalui forum ini, peserta tidak hanya memperoleh masukan dari reviewer bereputasi, tetapi juga memperkuat jejaring akademik yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian, publikasi, dan reputasi Prodi HTN di tingkat nasional maupun internasional.






