
Pengelola Prodi HTN UIN Ponorogo Ikuti Sosialisasi Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026
Juli 9, 2026
53 Lulusan HTN UIN Ponorogo Resmi Diwisuda, Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Negara
Juli 23, 2026Ponorogo, 19 Juli 2026 – Sejumlah dosen Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo resmi dikukuhkan sebagai pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Ponorogo pada Minggu, 19 Juli 2026, di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah melalui kontribusi keilmuan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H., Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh pesantren, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, pelaku UMKM, serta anggota DPR RI.
Dalam kepengurusan ICMI Orda Ponorogo, sejumlah dosen Fakultas Syariah dipercaya mengemban posisi strategis. Prof. Dr. H. Lutfi Hadi Aminuddin, M.Ag. dikukuhkan sebagai Dewan Pakar, Dr. Martha Eri Safira, M.H., selaku Ketua Prodi HTN, dipercaya sebagai Sekretaris Majelis Pengurus, sementara Dr. Dewi Iriani, M.H. menjabat sebagai Ketua Divisi Politik, Kenegaraan, Hukum, dan Hak Asasi Manusia yang didampingi Dr. Lukman Santoso, M.H. sebagai sekretaris divisi. Selain itu, Umarwan Sutopo, Lc., M.H.I., Lely Mahartina, M.H., serta Dr. Hj. Isnatin Ulfa, M.H.I. juga turut mengemban amanah pada berbagai bidang sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ponorogo menyampaikan harapan agar ICMI mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan rekomendasi dan solusi atas berbagai persoalan pembangunan. Senada dengan itu, Ketua ICMI Orda Ponorogo, Fajar Pramono, menegaskan komitmennya untuk membangun kemitraan yang konstruktif dengan pemerintah tanpa meninggalkan independensi organisasi. Sementara itu, Ketua ICMI Jawa Timur, Pitono Nugroho, menilai Ponorogo memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama melalui penguatan ekonomi hijau dan pemberdayaan lebih dari 55 ribu pelaku UMKM yang didukung oleh kolaborasi pemerintah, akademisi, dan dunia usaha.

Keikutsertaan para dosen Prodi HTN dan Fakultas Syariah dalam kepengurusan ICMI Orda Ponorogo menjadi bukti nyata kontribusi sivitas akademika UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo di luar kampus. Amanah tersebut diharapkan semakin memperkuat peran akademisi dalam memberikan pemikiran yang kritis, inovatif, dan berbasis riset, khususnya di bidang hukum, kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.





