
Sinergi Wujudkan Kurikulum Unggul, Prodi HTN Hadiri Koordinasi Redesain OBE
Juli 6, 2026
Tingkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah, Dosen Prodi HTN UIN Ponorogo Ikuti Pelatihan Penulisan Artikel Berbasis AI
Juli 8, 2026Ponorogo, 8 Juli 2026 – Sebanyak 75 mahasiswa semester VII Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo mengikuti kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tahun 2026 yang dilaksanakan mulai 8 Juli hingga 14 Agustus 2026. Para mahasiswa bergabung bersama 2.290 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang diterjunkan ke berbagai daerah pengabdian. Mereka tersebar dalam tujuh klaster KPM, yaitu KPM Reguler Multidisiplin, KPM Reguler Responsif, KPM Kompetitif Rekognisi Pengabdian Masyarakat (RPM) Berbasis Pesantren, International Community Service Program (ICSP) Malaysia, KKN/KPM Kolaboratif Nusantara Serang–Banten, KKN/KPM Kolaboratif Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel, serta KKN/KPM Kolaboratif Moderasi Beragama.
Pelepasan peserta KPM dilaksanakan secara resmi pada Rabu, 8 Juli 2026 di Stadion Kampus II UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, dipimpin langsung oleh Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, para dosen pendamping lapangan (DPL), serta seluruh peserta KPM. Dalam kesempatan itu, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai tata tertib pelaksanaan KPM, pentingnya menjaga etika akademik, mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama pengabdian, serta menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo mengajak seluruh mahasiswa untuk menanamkan semangat pengabdian dan menjadikan kehadiran mereka sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menegaskan bahwa KPM merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kompetensi akademik yang dimiliki.
Bagi mahasiswa Prodi Hukum Tata Negara, kegiatan KPM tidak hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga media untuk mengimplementasikan ilmu hukum, ketatanegaraan, dan tata kelola pemerintahan yang telah dipelajari di bangku kuliah. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, serta kepedulian sosial. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam mencetak lulusan HTN yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara.





