
Perubahan HTN ke HKI Jadi Sorotan, Pengelola dan Mahasiswa HTN UIN Ponorogo Ikuti Webinar SINDIKAT
Mei 9, 2026
Perkuat Implementasi OBE, Dosen dan Pengelola Prodi HTN UIN Ponorogo Ikuti Sosialisasi Penilaian
Juni 11, 2026Dosen sekaligus Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Dr. Martha Eri Safira, M.H., menjadi pemateri dalam kegiatan kuliah tamu internasional yang diselenggarakan secara daring pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana Departemen Syariah dan Hukum Universitas Malaya melalui platform Zoom Meeting.
Dalam kuliah tamu tersebut, Dr. Martha Eri Safira menyampaikan materi bertema “Perkembangan Politik Hukum Keluarga (Perkawinan) dari Adat, Islam, Kolonial, Menuju Hukum Nasional di Indonesia.” Materi ini membahas dinamika perkembangan hukum keluarga di Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai sistem hukum, mulai dari hukum adat, hukum Islam, hingga hukum kolonial yang kemudian berkembang menjadi hukum nasional.

Kegiatan akademik internasional ini dipandu oleh Nuraishah Sallahuddin sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta terkait perkembangan politik hukum keluarga di Indonesia, khususnya mengenai pengaruh sistem hukum yang beragam dalam pembentukan regulasi perkawinan nasional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Pascasarjana Universitas Malaya memperoleh wawasan komparatif mengenai perkembangan hukum keluarga di Indonesia serta hubungan antara hukum Islam dan sistem hukum nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran gagasan akademik antarperguruan tinggi lintas negara dalam bidang hukum dan studi ketatanegaraan.

Keikutsertaan Ketua Prodi HTN UIN Ponorogo sebagai pemateri dalam forum internasional tersebut menjadi bentuk penguatan kerja sama akademik sekaligus menunjukkan kontribusi akademisi Fakultas Syariah UIN Ponorogo dalam pengembangan kajian hukum di tingkat internasional. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan guna memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi berbasis global.





