
53 Lulusan HTN UIN Ponorogo Resmi Diwisuda, Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Negara
Juli 23, 2026
Siapkan Karier di Dunia Peradilan, Lulusan HTN UIN Ponorogo Ikuti Bimtek Calon Hakim
Juli 25, 2026Makassar, 23 Juli 2026 – Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Dr. Martha Eri Safira, M.H., menjadi presenter pada ajang The 6th International Conference on Islamic Family Law (ICoIFL) 2026 yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis, 23 Juli 2026. Konferensi internasional yang menjadi bagian dari The 2nd International Conference of Law and Contemporary Islamic Law (ICOCIL) 2026 ini mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi hukum dari berbagai perguruan tinggi untuk mendiskusikan isu-isu kontemporer dalam hukum keluarga Islam.
Dalam forum tersebut, Dr. Martha Eri Safira mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Family Law Sanctions in Fulfilling Women’s and Children’s Rights Post-Divorce: Comparative Study of Indonesia, Malaysia, and Brunei.” Penelitian ini mengkaji secara komparatif penerapan sanksi terhadap mantan suami yang mengabaikan pemenuhan nafkah perempuan dan anak pascaperceraian di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia dan Brunei telah menerapkan mekanisme penegakan hukum yang lebih tegas melalui lembaga khusus, pemotongan gaji, penyitaan aset, hingga sanksi pidana, sedangkan di Indonesia pengaturan sanksi dalam hukum keluarga masih memerlukan penguatan agar perlindungan hak perempuan dan anak lebih efektif.
Keikutsertaan Ketua Prodi HTN dalam konferensi internasional ini menjadi wujud komitmen Prodi Hukum Tata Negara UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam mengembangkan budaya riset dan memperluas jejaring akademik di tingkat global. Selain menjadi sarana diseminasi hasil penelitian, forum ini juga membuka peluang kolaborasi internasional dalam pengembangan kajian hukum keluarga Islam, hukum ketatanegaraan, dan isu-isu perlindungan hak perempuan serta anak.

Partisipasi aktif dosen Prodi HTN pada forum ilmiah internasional diharapkan mampu meningkatkan reputasi akademik program studi sekaligus mendorong lahirnya penelitian yang inovatif, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat. Capaian ini juga memperkuat komitmen Prodi HTN UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu hukum di tingkat nasional maupun internasional melalui publikasi dan forum ilmiah bereputasi.





