
Ketua Prodi HTN UIN Ponorogo Presentasikan Riset di Konferensi Internasional
Juli 23, 2026
Perkuat Mutu Akademik, Prodi HTN UIN Ponorogo Jalani Audit Mutu Internal (AMI)
Juli 30, 2026Ponorogo, 25 Juli 2026 – Sejumlah lulusan Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo mengikuti Bimbingan Tes (Bimtes) Calon Hakim 2026 yang diselenggarakan atas kerja sama Ikatan Keluarga Alumni Syariah (IKASYA) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dengan KERTAGAMA (Klinik Edukasi dan Rekrutmen Talenta Calon Hakim) Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 07.30–17.00 WIB di Aula Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Bimtes dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., dan diikuti 48 peserta, terdiri atas 24 alumni Fakultas Syariah UIN Ponorogo serta peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa maupun luar Jawa.
Ketua IKASYA, Basuki Romdlon, S.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen alumni dalam mempersiapkan lulusan agar memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi seleksi calon hakim. Melalui kolaborasi dengan KERTAGAMA, peserta memperoleh pembekalan langsung dari para hakim dan praktisi peradilan yang berpengalaman, sehingga mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai tahapan seleksi maupun kompetensi yang dibutuhkan dalam profesi hakim.

Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TKP), hukum formil, hukum materiil, serta teknik menghadapi wawancara. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti Try Out Computer Assisted Test (CAT) untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), sehingga dapat mengukur kemampuan sekaligus berlatih menghadapi sistem seleksi yang sesungguhnya.

Bagi lulusan Prodi HTN, keikutsertaan dalam Bimtes ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan kompetensi akademik, kesiapan mental, dan kemampuan teknis dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang peradilan. Melalui sinergi antara IKASYA, KERTAGAMA, dan Fakultas Syariah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam penegakan hukum serta pelayanan keadilan di Indonesia.





