
Kuliah Umum Prodi HTN UIN Ponorogo: Kupas Peran Strategis Komisi Yudisial di Indonesia
Oktober 20, 2025
Mahasiswa HTN UIN Ponorogo Dalami Praktik Peradilan Melalui Praktikum di PTUN Yogyakarta
Oktober 31, 2025Surabaya, 28 November 2025 – Sebanyak 9 mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo mengikuti kegiatan praktikum di Penghubung Komisi Yudisial Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami peran dan fungsi lembaga pengawas hakim dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Praktikum ini diikuti oleh mahasiswa semester VII sebagai upaya memperkuat integrasi antara teori yang dipelajari di bangku perkuliahan dengan praktik kelembagaan di lapangan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama tiga bulan, yaitu mulai 1 Oktober hingga 28 November 2025, dan dibagi menjadi tiga gelombang, dengan masing-masing gelombang menjalani kegiatan praktikum selama satu bulan.

Kegiatan praktikum ini didampingi oleh Rooza Meilia Anggraini, M.H. selaku dosen pembimbing lapangan. Dalam proses pembelajaran di lapangan, mahasiswa memperoleh berbagai pengalaman akademik dan profesional yang berkaitan dengan aktivitas kelembagaan di lingkungan Penghubung Komisi Yudisial, termasuk pengenalan terhadap mekanisme pengawasan perilaku hakim serta pengelolaan laporan masyarakat.
Selain itu, mahasiswa juga mempelajari berbagai aspek administratif dan kegiatan kelembagaan lainnya, seperti pengelolaan dokumentasi, pelayanan informasi kepada masyarakat, serta kegiatan sosialisasi terkait kode etik dan pedoman perilaku hakim. Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa dapat memahami secara lebih komprehensif bagaimana peran Komisi Yudisial dijalankan dalam mendukung terwujudnya sistem peradilan yang bersih dan berintegritas.

Melalui kegiatan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan wawasan serta kompetensi profesional di bidang hukum tata negara dan peradilan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami dinamika lembaga pengawas peradilan serta membuka peluang karier di berbagai institusi hukum dan pemerintahan di masa mendatang.





